DINAR CINDY STRESS BENERAN ATAU pencitraan ?

Saya langsung tertarik membahas tentang bikini ini.

Eh maksud saya, Dinar Cindy yang berbikini, dengan alasan stress karena PPKM diperpanjang. Dan kemudian berakhir ditangkap semalam.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5670364/dinar-candy-ditangkap-semalam-saat-keluar-dari-rumah-temannya

Statement “stress” ini menarik.

Kok orang stress ditangkap, Pak Polisi ?

Saya sepakat lho dengan apa yang dilakukan Pak Polisi.

Apa sih yang dilakukan Pak Polisi ?

Menangkap bukanlah kata yang tepat sebetulnya.

Mengamankan lebih tepat.

Kenapa ?

Karena kalo betul “stress”, orang “stress” bisa melakukan hal-hal yang membahayakan dirinya dan orang-orang yang di dekatnya.

Kalo beralasan “stress karena PPKM diperpanjang” dan kemudian semua orang bahkan Polisi membenarkan orang boleh berbikini karena ia stress akibat PPKM diperpanjang, maka bisa berduyun-duyun banyak perilaku aneh bermunculan. Termasuk, perilaku-perilaku berbahaya.

Langkah Pak Polisi yang mengamankan dan kemudian memeriksa Dinar Cindy termasuk level stress nya tersebut – adalah – langkah yang tepat.

Karena,

baik Orang yang Stress kemudian melakukan tindakan tertentu agar viral dan mendapatkan keuntungan tertentu, baik reputasi maupun materi

ataupun Orang yang Gak Stress tapi sengaja berbikini demi viral dan mendapatkan keuntungan tertentu, baik reputasi maupun materi.

keduanya harus diperiksa ketika sama-sama mengatakan “stress”.

Alasannya ?
Karena dari tes itulah, Polisi bisa memiliki alasan medis untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Bisa saja misalnya kemudian merujuk Dinar Cindy kepada Konsultan Stress atau Dokter Ahli Jiwa agar bisa membantunya. Demi kebaikannya juga. Namun, bisa juga Dinar Cindy kemudian mendapatkan sanksi tertentu karena level stress nya ternyata masih dalam toleransi, sehingga motif nya berbikini dan alasannya tersebut menjadi pertanyaan.

Regardless apapun itu,

saya juga mendukung Dinar Cindy kalo memang betul stress nya parah.

Kita semua sama-sama stress dengan kadar tertentu.

Anda gak tahu aja betapa stressnya saya dan orang-orang di sekitar Anda.

Bertahanlah !

Badai pasti berlalu.

Salam hangat, Handoko Gani

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s