HANDOKO GANI

PENDETEKSI BOHONG

JUJURKAH MARIO TEGUH TENTANG ARIO BUKAN ANAKNYA ?

Saya berharap bahasan ini juga menarik minat Bpk/Ibu untuk belajar analisa mikro ekspresi atau belajar analisa microexpression (analisa ekspresi wajah). Akan semakin baik lagi apabila Bpk/Ibu juga mau belajar ilmu deteksi bohong

 

Saya sudah mendengarkan video klarifikasi Pak Mario Teguh terkait pengakuan Ario Kiswinar Teguh ini.

 

Ini masih selaras dengan analisa saya ya di https://handokogani.com/2016/09/09/benarkah-ario-anak-mario-teguh/

 

Saya sudah paham isu nya ini. Saya izin utk tidak menggali lebih dalam kedua video yg ternyata benaran “isu rumah tangga”. Hanya sebatas analisa “JUJUR atau BOHONG” kah Pak Mario Teguh terkait anaknya.

 

Sumber video yang saya analisa adalah: https://www.youtube.com/watch?v=IGSyasc2L-8

 

Di video ini:

Saya  “mencatat” adanya 2x Pak Mario Teguh tidak menjawab pertanyaan langsung dari Host: “apa benar Ario ini anaknya”. Dan Dan saat dua kali menjawab secara tidak langsung tersebut, Pak Mario Teguh memilih menjelaskan tentang latar belakang pernikahannya.

dan saat menjawab pertanyaan pertama “Pak Mario, Ario Kiswinar Teguh itu putranya bapak” ? di menit 1:41:31,

saya menemukan adanya pergeseran poros tubuh Pak Mario ke kanan,dgn ekspresi wajah sebagai berikut di menit 01:41:32-33, saat beliau menjawab pertanyaan tesebut.

m2m3

dan bila Anda slow motion-kan antara menit 01:41-33-34 tersebut,perhatikan bibir beliau, bibir beliau tidak langsung mengeluarkan kata.

dimana akhirnya kalimat pertama yg keluar dari mulut beliau adalah: “secara resmi memang ditulis” di menit 01:41:34 tersebut, sebelum beliau cari kamera,Host candai,dan beliau berkata “Begini…” seraya jelaskan ada 2 hal yg blablabla
Sebelum fokus pada penjelasan “secara resmi memang ditulis”,

Saat Host mencandai,perhatikan poros tubuh Pak Mario. Ke KIRI tapi sebelum jawab prtanyaan tadi, poros tubuh beliau ke KANAN. Perbedaan BASELINES poros tubuh ini dihipotesakan: Ada ketidaknyamanan/kecemasan,ketika Beliau ditanya begitu & harus sampaikan kalimat2 tsb

 

Mari selami pernyataan Pak Mario: “secara resmi memang ditulis” atas pertanyaan Host: “Apakah Ario Kiswinar Teguh itu adalah Putra Bapak”.
Pernyataan Pak Mario “secara resmi memang ditulis” (Ario Kiswinar Teguh Putra-nya)” selaras reaksi jawaban Ario pada mas Deddy Corbuzier: “Dan Anda tidak diakui ?” yang telah saya analisa sebelumnya di: https://handokogani.com/2016/09/09/benarkah-ario-anak-mario-teguh/

 

Jadi ini selaras ya.
“Secara RESMI” memang ditulis Ario Kiswinar Teguh adalah anak Mario Teguh, yang mana menurut Pak Mario Teguh, secara non resmi atau sebetulnya, Ario Kiswinar Teguh ini anak orang lain, bukan anak Mario Teguh, padahal sempat diasuh ketika masih kecil semasa memiliki status “Suami (ibu-nya Ario)” atau “Ayah dari Ario” saat itu.

Saya tidak menyimpulkan bahwa Ario pernah diasuh oleh Pak Mario. Anda tonton sendiri pengakuan beliau di link: https://www.youtube.com/watch?v=IGSyasc2L-8

 

Menurut beliau sendiri,
BENAR, bahwa saat kelahiran hingga sebelum perceraian,Pak Mario Teguh pernah bersama Ario dengan status sbagai “Suami ibu Ario” & “Ayah Ario”. Dengan kata lain, Ario “SEMPAT” menjadi anak Pak Mario (maafkan saya menggunakan kata “sempat” ini). Namun kemudian terjadilah perceraian dengan “Ibu-nya Ario” dengan menyisakan satu keraguan pada Pak MARIO sendiri dan KITA pemirsa.

 

Keraguan tsb adalah:

Siapa yang benar ?

Pengakuan Ibu-nya ARIO (atau Pak Mario Teguh) bahwa Ario bukanlah anak Pak Mario Teguh, atau Pengakuan ARIO bahwa Pak Mario Teguh adalah bapak-nya, dimana BISA JADI JUGA ARIO tahu dari ibu-nya tersebut juga.

Pengakuan orang yang sama ternyata BERBEDA.

Pengakuan mana yang JUJUR ? Pengakuan mana yang BOHONG ?

 

Bila cerai sejak kecil,Anak tidak pernah tahu siapa “Pembuat” nya Anak hanya tahu siapa bapak-nya dari IBU-nya atau KARTU KELUARGA LAMA-nya. Kenapa garisbawahi kata LAMA (Kartu Keluarga LAMA) ? Karena bila cerai & nikah lagi, anak dari pernikahan lama bisa dimasukkan ke KK baru.Yang jelas, ARIO pasti bertanya pada orang dewasa atau diberitahu oleh orang dewasa. Bisa IBU-nya sendiri. Bisa dari sanak saudara Pak Mario / sang Ibu.

 

Nah, bila dari sang IBU, ini kan jadi “ANEH” ?
Pak Mario Teguh tidak mengakui ARIO sebagai anak juga dari PENGAKUAN SANG IBU.

Pernyataan sang IBU yang mana yang benar ? Pada ARIO atau pada Pak MARIO ?

BIla pengakuan sang Ibu sudah diklarifikasi dgn Forensic Human/Machine Lie Detector atau sudah test DNA, masih tidak diakui, lain cerita !

 

Bagaimana dengan Pak Mario dan Ario ? Siapa yang jujur, siapa yang bohong ?

  • Saya melihat tidak ada kebohongan pada pengakuan Ario tentang Mario Teguh sebagai bapaknya
  • Saya juga tidak melihat adanya kebohongan pada pengakuan Pak Mario tentang Ario. Namun…saya masih melihat celah keraguan pada Pak Mario terkait anaknya. Karena Pak Mario melandasi keyakinan Ario bukan anaknya dari pengakuan sang Ibu Ario (mantan istri). Padahal, Pak Mario (saat itu dan saat ini) tidak menganalisa dengan teknik forensic lie detector. Namun, memang kita bisa melihat masih adanya memori “marah” terhadap mantan istrinya (yang mungkin terkait dengan isu perselingkuhan yang membuahkan Ario sebagai anak dari selingkuhannya tersebut – MAAF)

 

Kalo kita anggap memang pernah sang Ibu mengatakan hal tersebut kepada Pak Mario Teguh, berarti pengakuan atau sang Ibu Ario ini kan kunci-nya ?

Gimana cara memastikan bahwa mantan istri berkata JUJUR bahwa Ario bukan anak beliau ?

  • Kalau ada (live/rekaman video) pengakuan sang Ibu Ario, saya bisa analisa dengan teknik forensic human lie detecting skills, baik analisa nonverbal (analisa ekspresi wajah mikro makro dan analisa gestur, termasuk nodding) ataupun analisa verbal (suara dan kata-kata yang dipergunakan
  • Kalau tidak ada, atau ada pengakuan tapi masih belum yakin, jalan satu2nya adalah TEST DNA

 

Saran saya adalah melakukan TEST DNA.

Itu-lah jalan satu2nya. Kecuali, mau saya “periksa” Pak Mario dan Ario atau Ibu nya Ario ?

Saya sih bisa, tapi saya belum tentu bersedia karena ini betul2 isu keluarga yang privacy nya harus dijaga. Karena once saya diminta analisa, saya mengorek sedalam-dalamnya bila tidak dibatasi dalam konteks tertentu.

Selebihnya, kita tidak perlu lihat tentang sikap Ario pada anak2 Pak Mario Teguh dari pernikahan terakhir beliau di video tersebut. Perselisihan antara Ario dan anak2 Pak Mario Teguh adalah BUNGA-BUNGA dari akar permasalahan ini: “Benarkah Ario (bukan) anak Mario Teguh ?”. Ya betul ada IRI HATI pada Ario yang mungkin saja bisa membuat ia meneror anak2 Pak Mario dari pernikahan sekarang ini. Namun, sekali lagi ini hanya bunga-bunga saja. Sekalipun BENAR ADA TEROR dari Ario, ini tidak menjawab isu utama yaitu: Benarkah Ario ini Anak Mario Teguh ?

Jadi,

Tweeps, kita belum bisa melabel Pak Mario Teguh memang MENELANTARKAN ANAK apabila belum tau BENAR/TIDAKNYA PENGAKUAN sang Ibu Ario. saya menghimbau agar Tweeps tidak mencaci maki Pak Mario Teguh berbohong atau Ayah yang jahat menelantarkan anaknya. Kenapa ? Karena sekali lagi,KUNCI nya ada pada PENGAKUAN SANG IBU dan pada darah yang mengalir di darah ARIO dimana perlu TEST DNA untuk membuktikannya.

 

Demikian artikel ini saya selesaikan hingga di sini ya.

 

P.S:

  • Buku Lie Detector (judulnya: Mendeteksi Kebohongan) habis di banyak Gramedia. Mohon japri ke me@handokogani.com atau handoko_g@yahoo.com untuk informasi lebih detail
  • Untuk IHT Training, cek penawaran spesial selama Oktober: http://wp.me/p4S2VJ-qz
  • Untuk Seminar Lie Detector (Seminar Deteksi Bohong) secara online dengan topik Belajar Analisa Mikro Ekspresi (Micro Expression), Analisa Gestur, ataupun Analisa Kata-Kata Verbal
    – Selama LUNCHTIME: http://wp.me/p4S2VJ-v4
    – Di malam hari, sehabis ngantor (jam 830-1030): http://wp.me/p4S2VJ-q0

 

 

Salam hormat,

Handoko Gani
Pendeteksi Kebohongan
Human Lie Detector Indonesia
Website: http://www.handokogani.com
Twitter: LieDetectorID
Email: me@handokogani.com ; handoko_g@yahoo.com

  • Team Ahli Kepolisian untuk kasus kriminal tertentu, antara lain: kasus kopi beracun
  • Narasumber Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan, mulai dari team HRD, Public Relation, Team Monitoring (Intel), Penyelidik, Penyidik, Penindakan hingga Jaksa Penuntut Umum, termasuk yang berlatar belakang polisi, jaksa, dan hakim.
  • Narasumber berbagai perusahaan swasta
  • Narasumber media, termasuk narasumber khusus Harian Kompas untuk analisa komunikasi verbal dan nonverbal dari Presiden Jokowi, dan Penulis Kolom di Kompas.com
  • Penulis buku “Mendeteksi Kebohongan”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: