HANDOKO GANI

PENDETEKSI BOHONG

Analisa Surat Curhat La Nyalla

Analisis saya ini sebetulnya pernah dimuat di Twitter saya @LieDetectorID, tapi belum sempat saya tulis di blog saya ini.

 

Mumpung sempat, sekarang saya tuliskan untuk Anda.

 

Berikut ini surat yang “kata-nya” adalah surat yang ditulis oleh La Nyalla.

Saya tidak bisa mendeteksi benar atau tidaknya, karena saya bukan ahli forensik grafologi atau forensik linguistik dan sejenisnya.

 

Saya menganalisis tanpa melihat siapapun penulisnya.

Karena siapapun penulisnya, analisis nya ya sama.

 

Berikut isi surat:‎

————————————————-

SIKAP ERICK THOHIR PRESIDENT KOI YANG TAAT DENGAN STATUTA FIFA. KALO MASIH ADA ORANG YANG MAU BERGABUNG DENGAN TIM KECIL MENPORA ITU SAMA SAJA TIDAK PAHAM STATUTA. DAN SAYA SANGAT YAKIN KALO SEMUA PERSONIL YANG ADA DI TIM KECIL TIDAK PERNAH DIHUBUNGI. SEBAIKNYA IMAM NAHROWI MUNDUR SAJA SEBAGAI MENPORA KARENA SUDAH JELAS DIA TIDAK MAMPU MENYELESAIKAN URUSAN SEPAKBOLA. KALO MAU PERBAIKI SEPAKBOLA HARUS MELIBATKAN PSSI. SILAHKAN BERGABUNG SAJA DI TIM ADHOC PSSI.

PAK PRESIDEN JOKOWI SUDAH PERINTAHKAN MENCABUT UNTUK APA DIOLAH LAGI DENGAN PENGKAJIAN. KASIHAN PAK PRESIDEN JOKOWI WIBAWANYA JATUH HANYA GARA2 SEORANG PEMBANTU PRESIDEN YANG TIDAK TAAT DENGAN PAK PRESIDEN JOKOWI. SAYA SEBAGAI RAKYAT BIASA MEMINTA PADA PAK PRESIDEN JOKOWI UN(TU)K SEGERA MENCABUT SK PEMBEKUAN PSSI DEMI RAKYAT SEPAKBOLA YANG SELAMA INI KEHILANGAN MATA PENCAHARIANNYA GARA2 SK PEMBEKUAN MENPORA.
KASIAN RAKYAT KECIL PAK PRESIDEN JOKOWI.

ASAL PAK PRESIDEN JOKOWI TAHU SAJA KALO SAYA BUKAN BIANG KEROKNYA YANG MERUSAK SEPAKBOLA, JUSTRU MENPORA BIANG KEROKNYA YANG MERUSAK SEPAKBOLA.
PAK PRESIDEN JOKOWI SAYA SEBAGAI RAKYAT BIASA MEMOHON UN(TU)K MENPORA IMAM NAHROWI SEBAIKNYA DIGANTI SAJA. DIA TIDAK MAMPU DAN BUKAN SEBAGAI ORANG YANG MENGERTI OLAHRAGA.

PAK PRESIDEN JOKOWI TELAH MENDAPATKAN MASUKAN YANG SALAH SELAMA INI TENTANG PSSI APALAGI TENTANG DIRI SAYA. SAYA SENGAJA MENULIS SEMUA INI SUPAYA PAK PRESIDEN TAHU SIAPA SEBENARNYA YANG SALAH DAN SIAPA YANG BENAR.

SAYA PERTAMAKALI MENJALANKAN SEPAKBOLA BARU TAHUN 2013 SEBAGAI VICE PRESIDENT PSSI MERANGKAP KETUA BADAN TIM NASIONAL PSSI RANKING 172. ALHAMDULILLAH SAMPAI MASA BAKTINYA KEPENGURUSAN JOHAR ARIFIN BERAKHIR RANKING INDONESIA NAIK MENJADI 156. SEJAK DIBEKUKAN OLEH MENPORA SEKARANG JADI 178 MALAH SEMPAT 180.

TOLONG DISEBARLUASKAN AGAR CURHAT SAYA INI DIDEPAN KAKBAH BISA SAMPAI DI PAK PRESIDEN JOKOWI AGAR MAU MENCABUT PEMBEKUAN PSSI.

Wassalam

LA NYALLA MAHMUD MATTALITTI
PRESIDEN PSSI
MASA BAKTI 2015-2019‎

————————————————-

Saya akan menggunakan teknik analisa Scientific Content Analysis (SCAN).

Berikut analisis nya:

 

Secara khusus, kita akan menggunakan kriteria no. 11 yakni yang secara khusus menyoroti tentang cara penulis atau pembicara menggunakan kata ganti orang.

1.
Siapakah Penulis di dalam kalimat ini ? Rakyat biasa yang meminta agar Presiden mencabut SK Pembekuan PSSI. Rakyat biasa yang mewakili Rakyat sepakbola atau Rakyat Kecil.

“PAK PRESIDEN JOKOWI SUDAH PERINTAHKAN MENCABUT UNTUK APA DIOLAH LAGI DENGAN PENGKAJIAN. KASIHAN PAK PRESIDEN JOKOWI WIBAWANYA JATUH HANYA GARA2 SEORANG PEMBANTU PRESIDEN YANG TIDAK TAAT DENGAN PAK PRESIDEN JOKOWI. SAYA SEBAGAI RAKYAT BIASA MEMINTA PADA PAK PRESIDEN JOKOWI UN(TU)K SEGERA MENCABUT SK PEMBEKUAN PSSI DEMI RAKYAT SEPAKBOLA YANG SELAMA INI KEHILANGAN MATA PENCAHARIANNYA GARA2 SK PEMBEKUAN MENPORA. KASIAN RAKYAT KECIL PAK PRESIDEN JOKOWI.”

2.
Siapakah Penulis di dalam kalimat ini ? Rakyat biasa yang bukan biang kerok perusak sepakbola, dan yang menyatakan Menpora-lah biang keroknya, dan minta agar Presiden Jokowi memberhentikan Menpora tersebut ?

Di sini kita mulai bingung. Apakah penulis adalah rakyat biasa yang dituduh sebagai biang kerok perusak sepakbola ? Biang kerok yang di-versus-kan sejajar dengan Menpora (La Nyalla vs Menpora) ? Dengan kata lain, seorang rakyat biasa, yang secara analisis verbal ini, disejajarkan dengan Menpora ?

“ASAL PAK PRESIDEN JOKOWI TAHU SAJA KALO SAYA BUKAN BIANG KEROKNYA YANG MERUSAK SEPAKBOLA, JUSTRU MENPORA BIANG KEROKNYA YANG MERUSAK SEPAKBOLA. PAK PRESIDEN JOKOWI SAYA SEBAGAI RAKYAT BIASA MEMOHON UN(TU)K MENPORA IMAM NAHROWI SEBAIKNYA DIGANTI SAJA. DIA TIDAK MAMPU DAN BUKAN SEBAGAI ORANG YANG MENGERTI OLAHRAGA.”

3.
Siapakah Penulis di dalam kalimat ini ? Seseorang dari PSSI yang mungkin disalahpahami oleh Presiden karena masukan yang salah.

“PAK PRESIDEN JOKOWI TELAH MENDAPATKAN MASUKAN YANG SALAH SELAMA INI TENTANG PSSI APALAGI TENTANG DIRI SAYA. SAYA SENGAJA MENULIS SEMUA INI SUPAYA PAK PRESIDEN TAHU SIAPA SEBENARNYA YANG SALAH DAN SIAPA YANG BENAR. “

4.
Siapakah Penulis di dalam kalimat ini ? Seorang Vice Presiden PSSI yang berjasa bagi pemerintah dan persepakbolaan Indonesia.

“SAYA PERTAMAKALI MENJALANKAN SEPAKBOLA BARU TAHUN 2013 SEBAGAI VICE PRESIDENT PSSI MERANGKAP KETUA BADAN TIM NASIONAL PSSI RANKING 172. ALHAMDULILLAH SAMPAI MASA BAKTINYA KEPENGURUSAN JOHAR ARIFIN BERAKHIR RANKING INDONESIA NAIK MENJADI 156. SEJAK DIBEKUKAN OLEH MENPORA SEKARANG JADI 178 MALAH SEMPAT 180.”

5.
Dan siapakah Penulis di dalam kalimat ini ? Tidak disebutkan dengan jelas. Namun, dengan gaya bahasa seperti di bawah ini, kita bisa menganggap Penulis adalah petinggi PSSI.

“SIKAP ERICK THOHIR PRESIDENT KOI YANG TAAT DENGAN STATUTA FIFA. KALO MASIH ADA ORANG YANG MAU BERGABUNG DENGAN TIM KECIL MENPORA ITU SAMA SAJA TIDAK PAHAM STATUTA. DAN SAYA SANGAT YAKIN KALO SEMUA PERSONIL YANG ADA DI TIM KECIL TIDAK PERNAH DIHUBUNGI. SEBAIKNYA IMAM NAHROWI MUNDUR SAJA SEBAGAI MENPORA KARENA SUDAH JELAS DIA TIDAK MAMPU MENYELESAIKAN URUSAN SEPAKBOLA. KALO MAU PERBAIKI SEPAKBOLA HARUS MELIBATKAN PSSI. SILAHKAN BERGABUNG SAJA DI TIM ADHOC PSSI.”

—————————————————

Berapa banyak “Saya” yang Anda temukan di dalam surat curhat yang entah betul ditulis oleh Pak La Nyalla, entah lengkap atau hanya cuplikan ini ?

Setidaknya, Anda menemukan 6 makna “Saya”:
1. Rakyat biasa yang meminta agar Presiden mencabut SK Pembekuan PSSI.
2. Rakyat biasa yang mewakili Rakyat sepakbola atau Rakyat Kecil.
3. Rakyat biasa yang di-versus-kan sejajar dengan Menpora, namun bukan biang kerok perusak sepakbola, dan yang menyatakan Menpora-lah biang keroknya, dan minta agar Presiden Jokowi memberhentikan Menpora tersebut ?
4. Seseorang dari PSSI yang mungkin disalahpahami oleh Presiden karena masukan yang salah.
5. Seorang Vice Presiden PSSI yang berjasa bagi pemerintah dan persepakbolaan Indonesia tahun 2013
6. Presiden PSSI masa bakti berjalan (2015 – 2019)

Dan yang paling unik adalah bahwa penyebutan saya sebagai “Rakyat Biasa” seperti pada     no 1-3 ini, ditanda-tangani oleh “Saya” yang adalah Presiden PSSI masa bakti 2015 – 2019.

Wassalam,

LA NYALLA MAHMUD MATTALITTI
PRESIDEN PSSI
MASA BAKTI 2015-2019‎”

 

 

Sekali lagi, ingat baik-baik,

Saya tidak membahas isi dari surat ini, karena saya bukan pakar sepakbola, saya juga bukan perwakilan PSSI, saya gak ngerti bola dan gak pernah nonton pertandingan bola hingga selesai selama 40 tahun hidup saya, dan saya juga bukan wakil dari pemerintah. Jadi, saya berharap Anda pun jangan mengkaitkan pembahasan di atas dengan PSSI atau Bpk La Nyalla. Mungkin saja isinya memang menyuarakan kondisi PSSI atau persepakbolaan kita. Tapi, saya tidak akan membahas tentang hal itu.

Surat di atas ditulis oleh Bpk La Nyala yang adalah presiden PSSI masa bakti 2015-2019 dan sekaligus rakyat biasa, yang mewakili rakyat kecil persepakbolaan, dimana menurut standar analisis SCAN, surat ini cukup membingungkan pembaca-nya karena memiliki begitu banyak peranan “saya” pada 1 pembahasan atau 1 topik yang sama.

Saya berharap agar surat ini diubah oleh Pak La Nyalla atau siapapun penulis surat ini aslinya, agar bisa menyampaikan maksud mulia dari surat di atas ini.

 

Demikian contoh aplikasi teknik SCAN.

Note: Tulisan ini tidak ada sangkut pautnya dengan status hukum La Nyalla atau kasus La Nyalla yang sedang ditangani pihak berwajib. Tulisan ini juga tidak mendeskreditkan La Nyalla.

 

Hormat saya,

Handoko Gani,SE,MBA,BAII

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: