HANDOKO GANI

PENDETEKSI BOHONG

CARA PILIH ASISTEN RUMAH TANGGA

Dari ke-3 kandidat #ART (Baby Sitter) di foto tersebut, siapa yang akan Anda pilih? Mengapa Anda memilihnya?

Saya akan sharingkan 5 urutan cara menentukan #ART,namun teknik investigative interview-nya diulas di #FBI2015 @FestivalBOHONG.

Cara 1: Tetapkan kriteria #ART tepat bagi anak Anda, namun cocok dengan Anda

Cara 2: Analisa karakter #ART Anda dengan ilmu Grafologi

Cara 3: Pilih tulisan tangan yang punya karakter tepat bagi anak Anda dan cocok bagi Anda

Cara 4: Panggil interview. Ini HARUS ya ! #ART buat jaga anak itu harus diseleksi dengan benar.Anak kenapa2,nyeselnya seumur hidup

Cara 5: Pelajari dan terapkan teknik Interview tertentu. Misalnya: adaptasi Forensic Investigative Interview sperti yg akan sy sharingkan.

Untuk analisa karakter #ART via Grafologi, saya persilahkan para sahabat untuk ngintip twit @deborahdewi yang lagi membahas hal yang sama. Kita focus teknik Investigative Interview,khususnya topik yang akan ditanyakan dulu.Kalo tekniknya,harus diperagakan agar paham. Penegak hukum di dunia biasa menggunakan CBCA, REID, dan Conversation Management untuk interograsi / interview kasus kejahatan. Lain waktu, saya akan jelaskan kegunaan REID dan Conversational Management. Kali ini saya akan gunakan CBCA (lagi).

Berbagai kasus #ART seperti salah asuh yang menyebabkan kecelakaan kecil hingga fatal pada anak disebabkan karena kesalahan rekrut #ART. Yang dimaksud kesalahan rekrut #ART adalah ketidakcocokan antara kriteria #ART yang majikan inginkan dan profil ASLI #ART. Sedihnya, Profil ASLI #ART seringkali baru ketahuan setelah terjadinya suatu kasus besar (lebam besar,sakit parah,anak hilang,cacat,meninggal).

Mengapa profil #BOHONG bisa lolos? Karena tidak kredibel-nya CV sang #ART. Karena tidak adanya proses seleksi/interview yang tepat.

Tips #1: Tanyakan secara BERURUTAN pengalaman kerja setiap kandidat dengan keterangan lengkap tentang majikan dan job desc. sebelumnya. Anggaplah ini seperti HRD melakukan validitas setiap detail pengalaman kerja di CV.Catat di selembar kertas di depan calon Anda. Anda bisa curiga bila ada urut2an yang diceritakan calon #PRT secara berubah2 atau ia tidak ingat urut2an 5 pekerjaan terakhir. Dan Anda berhak lho “curiga” kalo sang calon menjawab ia baru kerja 1-2x dan yg terakhir telah bekerja selama lebih dari 3 tahun. Alasan paling aman agar tidak ketahuan #BOHONG = pengalaman bekerja.Semakin lama bekerja,majikan sedikit curiga & malah mudah nerima. Alasan paling aman agar tidak ketahuan #BOHONG = pengalaman bekerja.Semakin lama bekerja,majikan sedikit curiga & malah mudah nerima sang #ART.

Utk itulah Anda harus lakukan Tips #2: Tanyakan detail Job Desc. dan Skedul hariannya dalam 1-3 pekerjaan terakhir. Ingat: LAMA BEKERJA tidak menjamin #ART kompeten bekerja dengan sikon khas keluarga Anda,belum tentu cocok dan tepat bagi Anak dan Anda. Menanyakan Tips ke#2 membantu Anda memahami apakah calon #ART ini kompeten sesuai sikon keluarga Anda, cocok dan tepat bagi Anak dan Anda.

Contoh:

Calon #ART Anda bekerja selama 2 tahun di 1 keluarga.Suami & Istri (Majikan) kerja pagi pulang malam.Anaknya bersama #ART seharian. Majikannya menyerahkan seluruhnya kepada sang #ART dan jarang dimarahi (menurut sang #ART). #ART resign karena gajinya terlalu kecil.

Lebih lanjut, ia menjelaskan skedul kerja-nya bahwa hanya menemani sang Balita nonton TV/bermain,makan yang selalu dibeli di luar,mandi dsbnya.

Bila Anda tidak terkagum-kagum karena majikannya bisa begitu percaya-nya sama sang #ART, Anda harus mencoba mengklarifikasinya dengan pertanyaan terkait dampak resign-nya sang ART pada sang majikan dan keluarganya. Perhatikan ekspresinya baik-baik. Jangan kagum ketika ia berkata “ah juga kok bu.Saya dengar mereka sudah dapat ganti saya.”. Anda justru harus bingung. Kenapa keluarga-nya bisa dengan mudah mengganti #ART ini?

Bila Anda tipikal majikan yang sangat memperhatikan detil-detil tumbuh kembang anak,jenis dan gizi makanannya,mainan dan kegiatannya, dan proses tumbuh kembang emosi dan karakternya. sekalipun #ART tsb di atas punya pengalaman 1-2 thn (namun seperti no 27-28),Anda harus menimbang2 apakah akan terima #ART ini atau tidak. Mengapa? Karena majikan sebelumnya tidak memperhatikan proses tumbuh kembangnya. Nonton acara TV apapun ? Makan pun beli di luar rumah dan tidak memperhatikan kandungan gizi dan kebersihannya.

Tips #3: Perhatikan setiap detail waktu (bulan/tahun) Calon #ART Anda resign. Adakah pola tertentu ?

Anda kan sering dengar pembantu yang keluar dalam bulan ke-4 sehingga majikan terpaksa mengambil lagi dari agen pembantu dan mengeluarkan uang lagi ?

Anda juga sering mendengar pembantu yang keluar setiap kali lebaran ?

Atau sang calon #ART beberapa kali mengatakan ia pernah mengambil Infal Lebaran ?

Pola resign ini sebetulnya mengindikasikan sang #ART akan mengulangi hal yang sama bila bekerja dengan Anda.

Pertanyakan alasan resign tersebut (Questioning/Probing) dengan se-detil atau se-kepo mungkin.

Perhatikan baik-baik ekspresi –nya saat menjawab probing.Di sanalah akan muncul ketidakselarasan bila ia berbohong.Adakah yang “aneh”?

Contoh: bila alasan #ART resign adalah karena majikan sebelumnya cerewet.Tidak cerewet = kriteria majikan ideal bagi sang #ART. Kesalahan kebanyakan majikan baru adalah memaklumi alasan #ART. Entahlah kenapa begitu alasannya? Apakah karena merasa senang di keluarga lain, sang majikan (istri) cerewet?Hahaha…

Contoh: bila alasan #ART resign adalah kangen anak-nya,berarti kriteria majikannya adalah fleksibel; bisa mengizinkan pulang sewaktu2 atau malah ia berharap kerjaan ini sementara/sampingan saja. Dan, dia bisa sewaktu2 pulang juga (resign) karena kangen anak-nya.

Contoh: bila alasan #ART resign adalah load kerja di tempat sebelumnya,berarti kriteria majikannya adalah majikan dengan pekerjaan yang “santai” menurut kriteria-nya.

Contoh: bila alasan #ART resign adalah karena anak2 majikannya sudah besar-besar setelah diasuh sekian tahun.Anda harus curiga mengapa majikannya akhirnya melepas ia keluar.

Bila sudah bertahun2 bekerja pada suatu tempat,kemungkinan besar ada ikatan batin yang kuat antara majikan,anak2 majikan dan #ART. Melepas #ART tanpa sebuah alasan yang betul2 kuat tentu perlu betul2 dipahami. Sebagai contoh, kerabat saya pernah mengeluarkan #ART yang sudah bekerja selama 3 tahun karena baru ketahuan ia mencuri selama 1 tahun terakhir. Atau, majikan pindah ke luar negeri sekeluarga.

Tanyakan apakah ia pernah ditegur atau dimarahi oleh majikannya secara keras (betul-betul marah). Anda bisa langsung menerima #ART yang berani menceritakan dan mengakui bahwa sang Majikan memang pantas marah.Sebaliknya, jangan langsung senang pada #ART yang berkata “tidak pernah dimarahi”.Ada 2 kemungkinannya: bohong, atau majikannya cuek pada anak (100% mengandalkan #ART).

Kalo punya suami,tanyakan soal hidup pernikahannya yang terpisah dari suami. Apalagi, kalau pengantin baru.Saat ia mau resign, bisa jadi alas an inilah yang akan ia pergunakan.

Semua jawaban #ART ini bisa mengerucutkan pilihan Anda pada sosok #ART yang terbaik,paling tepat dan cocok bagi Anak dan Anda,walau tetap ada kekurangannya.

Di #FBI2015 @FestivalBOHONG saya akan pertunjukkan salah satu cara interview seleksi #ART / cara investigasi kelalaian #ART mengasuh anak.

Terimakasih telah menyimak.

Handoko Gani

Human Lie Detector Indonesia

Pendeteksi Kebohongan

@LieDetectorINDO

@FestivalBOHONG

#FBI2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: